Kumpulan FAQ

Penggunaan Klikpajak
  • Bagaimana aplikasi Klikpajak bekerja? Klikpajak merupakan aplikasi (perangkat lunak) berbasis cloud (komputasi awan) di mana Anda dapat mengakses Klikpajak kapan pun, di mana pun. Anda dapat melakukan pelaporan atau pengelolaan pajak langsung selama tersedia akses internet. Klikpajak dapat di akses melalui seluruh perangkat yang Anda miliki (Laptop, Handphone maupun Tablet
  • Apakah saya perlu membayar biaya bulanan untuk menggunakan Klikpajak? Tidak perlu, Klikpajak dapat digunakan secara gratis untuk semua jenis fitur yang ditawarkan oleh Klikpajak
  • Bagaimana saya harus memulai untuk menggunakan Klikpajak? Anda hanya perlu mengakses link https://my.klikpajak.id/register lalu melakukan registrasi dengan mengisi informasi sesuai pada form yang tersedia. Setelah itu, Anda dapat langsung menggunakan Klikpajak. (Baca juga: Panduan Registrasi Klikpajak)
  • Apakah Klikpajak merupakan aplikasi resmi dari Direktorat Jenderal Pajak? Betul, Klikpajak adalah aplikasi resmi yang sudah ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk pelaporan dan pembuatan ID billing. Jadi, bukti lapor yang Anda dapatkan dari Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak
  • Siapa saja yang dapat menggunakan Klikpajak dan apa yang dibutuhkan untuk menggunakan Klikpajak? Klikpajak dapat digunakan oleh Wajib Pajak Pribadi maupun Wajib Pajak Badan. Syarat utama yang dibutuhkan adalah akun Klipajak beserta NPWP yang valid beserta EFIN (sebagai syarat pelaporan pajak melalui eFiling).
  • Apa saja yang dapat saya lakukan dengan Klikpajak? Anda dapat menggunakan Klikpajak untuk mengelola kebutuhan pajak Anda dimulai dengan menghitung pajak (melalui integrasi dengan software akuntansi Jurnal), membayar pajak dan melaporkan pajak melalui eFiling 
  • Apakah Klikpajak memiliki kontak support/bantuan yang dapat dihubungi? Jika Anda memiliki kendala atau pertanyaan terkait Klikpajak, Anda dapat menghubungi support Klikpajak melalui Live Chat di aplikasi Klikpajak atau melalui email ke klikpajak@mekari.com
  • Apakah bukti lapor yang saya dapatkan di Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak? Klikpajak merupakan Application Service Provider (ASP), resmi dari Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: KEP-169/PJ/2018. Bukti lapor (NTTE) yang dikeluarkan oleh Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak, sehingga Anda tidak perlu lagi melaporkan pajak Anda jika Bukti Lapor / NTTE sudah diterbitkan oleh Klikpajak
  • Apa saja yang jenis pajak yang dapat dilaporkan melalui Klikpajak? Semua jenis pajak yang dapat dilaporkan melalui eFiling dapat dilaporkan melalui Klikpajak. Baik untuk SPT Tahunan maupun SPT Masa, baik SPT Pribadi maupun SPT Badan.
  • Apa syarat untuk melakukan eFiling di Klikpajak?Klikpajak merupakan ASP resmi dari Ditjen Pajak untuk melakukan pelaporan pajak melalui eFiling, untuk melakukan pelaporan pajak melalui eFiling, Anda membutuhkan EFIN (Electronic Filing Identification Number), NPWP yang valid, akun Klikpajak, formulir SPT dan formulir CSV dari pajak yang akan dilaporkan.
  • Bagaimana cara saya untuk mendapatkan EFIN?EFIN harus didapatkan melalui kantor pajak terdekat, untuk cara lengkap mendapatkan EFIN Badan ataupun EFIN Pribadi dapat Anda lihat melalui artikel berikut https://klikpajak.id/ketahui-cara-mendapatkan-electronic-filing-identification-number-untuk-wajib-pajak-pribadi-dan-badan/
  • Bagaimana jika saya lupa EFIN atau hilang EFIN? Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan jika lupa EFIN, beberapa cara tersebut dapat dilihat melalui artikel https://klikpajak.id/lupa-efin-cara-mendapatkannya/ 
  • Apakah Kode ID Billing yang saya dapatkan di Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak? Klikpajak merupakan Application Service Provider (ASP), resmi dari Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: KEP-169/PJ/2018. Kode ID Biilling yang dikeluarkan oleh Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak, sehingga Anda bisa langsung bayarkan pajak Anda dengan ID Billing tersebut ke Bank atau kantor pos terdekat.
  • Apa saja jenis pajak yang dapat dibayarkan melalui Klikpajak?Semua jenis pajak yang dapat dibayarkan melalui eBilling dapat dibuat melalui Klikpajak.
  • Apa syarat untuk melakukan eBilling di Klikpajak?Klikpajak merupakan ASP resmi dari Ditjen Pajak untuk melakukan pembayaran pajak melalui eBilling, untuk melakukan pembayaran pajak melalui eBiling, Anda membutuhkan NPWP yang valid, akun Klikpajak, dan KAP dan KJS yang dibayarkan.
  • Bagaimana cara saya untuk mendapatkan ID Billing?Untuk menyelesaikan pembayaran pajak, Anda membutuhkan ID Billing. Anda kini dapat membuat kode billing (ID billing) langsung secara online melalui fitur eBilling Klikpajak. untuk cara lengkap mendapatkan ID Billing dapat Anda lihat melalui artikel berikut https://klikpajak.freshdesk.com/support/solutions/articles/44001560505-membuat-kode-id-billing- 
  • Apakah NTPN bisa di arsipkan atau di save?klikpajak mempunyai fitur tersebut untuk mennyimpan NTPN sesuai dengan jenis pajak dan masa pajak yang di bayarkan pada fitur ID Billing atau bayar pajak.
  • Apa saja yang dapat saya lakukan dengan ID Billing?Anda dapat menggunakan ID Billing pada klikpajak untuk membuat Kode ID Billing yang digunakan untuk membayarkan pajak Anda.
  • Apakah jika sudah membuat satu kode Virtual Account untuk pembayaran pajak di Klikpajak, bisa membuat kode Virtual Account yang lainnya?Tidak, jika ingin membuat kode Virtual Account yang baru Anda harus membatalkan pembayaran yang sebelumnya atau membayarkan terlebih dahulu dan membuat kode Virtual Account kembali.
  • Apakah status pembayaran ID Billing yang statusnya "Lanjutkan Pembayaran" bisa dihapus?Untuk ID Billing yang statusnya "Lanjutkan Pembayaran" di Klikpajak saat ini belum bisa dihapus, harus menunggu kadaluwarsa terlebih dahulu baru bisa dihapus. 
  • Apakah bukti lapor yang saya dapatkan di Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak? Klikpajak merupakan Application Service Provider (ASP), resmi dari Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: KEP-169/PJ/2018. Bukti lapor (NTTE) yang dikeluarkan oleh Klikpajak sudah resmi dari Ditjen Pajak, sehingga Anda tidak perlu lagi melaporkan pajak Anda jika Bukti Lapor / NTTE sudah diterbitkan oleh Klikpajak
  • Apa saja yang jenis jenis efaktur pajak yang dapat dilaporkan melalui Klikpajak? Ada jenis faktur masukan, faktur keluaran, faktur gabungan, faktur pengganti, faktur di gunggung, faktur pajak cacat, dan faktur pajak batal.
  • Apa syarat untuk melakukan eFaktur di Klikpajak?Klikpajak merupakan ASP resmi dari Dirjen Pajak untuk melakukan pelaporan pajak PPN melalui eFaktur, untuk melakukan pelaporan pajak melalui eFaktur, Anda membutuhkan Sertifikat elektronik, sertifikat digital (passphrase) dan eNofa.
  • Bagaimana cara saya untuk mendapatkan Passphrase?Passphrase dan sertifikat elektronik harus di dapatkan melalui kantor pajak terdekat, untuk cara lengkap mendapatkan Passphrase dan sertifikat elektronik dapat Anda lihat melalui artikel berikut https://pajak.efaktur.id/2016/07/15/sertifikat-digital-dan-passphrase//
  • Bagaimana bagi PKP jika sertifikat elektronik kadaluarsa? Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan jika sertifikat elektronik kadaluarsa, beberapa cara tersebut dapat dilihat melalui artikel berikut https://klikpajak.id/blog/lapor-pajak/cara-urus-sertifikat-elektronik-kadaluarsa-bagi-pengusaha-kena-pajak/
  • Apakah data di eFaktur Desktop bisa dipindahkan ke eFaktur Klikpajak?  Tidak, akses Klikpajak hanya untuk membantu proses pelaporan ke server DJP, bukan menarik data dari server Negara.
  • Apakah bisa menggunakan eFaktur DJP jika tidak cocok dengan eFaktur Klikpajak? Bisa, dipastikan juga pemakaiannya dalam 1 Masa Pajak hanya menggunakan 1 aplikasi saja agar perhitungan SPT Masa PPN bisa rapi.
  • Apakah bisa menggunakan eFaktur DJP dan eFaktur Online Klikpajak bersamaan di 1 Masa Pajak? Bisa, tetapi tidak direkomendasikan.
  • Apakah perhitungan kuata efaktur klikpajak hanya menghitung jumlah faktur keluaran yg diissue / terbitkan? Tidak, perhitungan kuata efaktur klikpajak terhitung dari semua faktur yg di input melalui menu efaktur di Klikpajak meliputi , faktur keluaran, faktur masukan, pembatalan , retur , pengganti , doc. lain masukan , doc lain.keluaran , retur doc.lain nya.
  • Untuk inputkan NSFP hanya bisa 9999 sedangkan NSFP saya lebih dari itu, bagaimana solusinya? Untuk solusinya Anda bisa inputkan sebanyak 9999 setelah itu inputkan sisanya.
  • Bagaimana Cara membuat ebupot di Klikpajak?Untuk membuat Bukti Potong di Klikpajak Anda bisa lihat melalui artikel berikut https://klikpajak.id/blog/produk/cara-membuat-bukti-potong-pph-23-26-di-ebupot/
  • Apa saja persamaan dan perbedaan PPh 23/26?  Persamaan nya di objek pajak nya yaitu tidak berwujud (sewa, bunga, jasa,dividen, penghargaan), perbedaan nya di subjek pajak nya.
  • Apa Perbedaan PPh 4 ayat 2 dan PPh 23? PPh 4 ayat 2 usaha jasa konstruksi nya tidak bisa di kreditkan pajak dan pph 23 jasa kontruksi nya bisa di kreditkan.
  • Apa Persamaan PPh 21 dan PPh 23? Persamaan nya adalah sama sama dipotong dan di Jasa (PPh 21 jasa tetap dan PPh 23 di jasa tidak tetap.
  • Apa Perbedaan PPh 21 dan PPh 23? PPh 21 dikenakan ke karyawan (karyawan tetap, NPWP pribadi) kalau PPh 23 ke perusahaan atau ke vendor (Karyawan tidak tetap, NPWP Badan).
  • Siapa yang terima bukti potong? Yang terima bukti potong adalah orang yang menerima penghasilan.
  • Siapa yang membuat bukti potong? Yang membuat bukti potong adalah orang yang kasih penghasilan.
  • Perbedaan eBupot Klikpajak dengan eBupot DJP?Terkait perbedaan eBupot Klikpajak dengan eBupot DJP bisa Anda cek pada artikel berikut ini https://klikpajak.id/blog/produk/apa-keunggulan-e-bupot-klikpajak-dibanding-e-bupot-djp-online/
  • Apakah di e-Bupot Klikpajak ada skema Impor? Agar tidak input 1-1 untuk Bukpotnya. Ada, Kita ada skema Impor sama seperti di DJP. Anda bisa masuk ke menu impor BP 23/26.
  • Bagaimana Cara mendapatkan sertifikat e-bupot 23/26?Untuk mendapatkan sertifikat digital e-Bupot 23/26 Anda bisa lihat melalui artikel berikut https://klikpajak.id/blog/non-pkp-wajib-membuat-e-bupot-pph-pasal-23-26-mulai-oktober-2020/#e_Harus_Punya_Sertifikat_Elektronik_untuk_Pakai_e-Bupot/